• Inas024

Twenty One Pilots Terdaftar dalam Guinness World Records Sebagai "Video Musik Terlama"


Video non-stop dari Twenty One Pilots untuk single mereka "Level Of Concern" telah memecahkan rekor dunia Guinness sebagai "video musik terpanjang yang pernah ada".


Pada bulan Juni, band ini meminta penggemar untuk mengirimkan video untuk visual musik video mereka, ini akan membentuk aliran konstan dari rekaman yang dihasilkan secara otomatis yang berubah setiap kali lagu dimulai ulang.


Aliran itu berakhir minggu lalu, dan band ini kemudian dinobatkan sebagai pemegang rekor dunia.


"Sejak josh secara tidak sengaja mencabut video non-stop untuk Level of Concern, Guinness memeriksa statistik dan menyatakannya secara resmi sebagai video terpanjang yang pernah ada," kicau band tersebut untuk mengumumkan berita tersebut. "Selamat, kamu berhasil."


Klip itu tercacat sebagai video musik terpanjang sepanjang masa dengan waktu pemutaran lebih dari 4.264 jam. Video non-stop yang diunggah di akun YouTube resmi milik Twenty One Pilots itu mulai di-streaming pada 21 Juni 2020 dan berakhir pada 16 Desember 2020. Jika dirinci, streaming "Level of Concern" memiliki durasi total selama 117 hari, 16 jam, 10 menit, dan 25 detik. "Level of Concern" pertama kali dirilis pada April 2020 sebagai single standalone. Terdapat 4 versi video resmi untuk lagu tersebut yang diunggah berlainan waktu, yaitu Official Video (9 April 2020), Live From Outside (27 Mei 2020), Lyric Video (29 mei 2020), dan Never-Ending Music Video (21 Juni 2020). Ini artinya bahwa duo Tyler Joseph dan Josh Dun baru memutuskan untuk membuat video pemecah rekor mereka hampir dua bulan sejak lagu itu pertama kali rilis.


Untuk mengumumkan penutupan video non-stop mereka, Josh Dun dari band berbagi video spoof dengan penggemar. Dalam video tersebut, Dun menjelaskan bahwa satu-satunya cara streaming akan berakhir adalah jika listrik padam.


Dalam lagu tersebut, Dun dan rekan satu band Tyler Joseph menyanyikan optimisme yang dapat ditemukan di Natal setelah tahun yang penuh gejolak, berbagi refleksi nostalgia saat mereka bernyanyi: “Karena semua orang ingin pulang tahun ini/Bahkan jika dunia runtuh… Anda yakinlah, Natal menyelamatkan tahun ini.” - Inas