• Inas024

NFT Teks "Hey Jude" Karya The Beatles Terjual Rp1,1 Miliar


Teks lagu itu terjual US$76,8 ribu atau setara Rp1,1 miliar (kurs US$1= Rp14.343) dalam bentuk Non Fungible Token (NFT). Non Fungible Token (NFT) adalah bagian dari koleksi pribadi yang dijual oleh putra John Lennon, Julian. Lagu Hey Jude versi NFT itu dipresentasikan sebagai animasi. Kata-kata dari lagu karya The Beatles itu muncul secara bertahap pada sebuah halaman. Selain itu, presentasi lagu lagu tersebut dilengkapi dengan audio komentar dari anak sulung John Lennon, Julian Lennon.


Hey Jude ditulis oleh sesama anggota band John Lennon di The Beatles, Paul McCartney. Ia menulis lagu tersebut di tahun 1968 khusus untuk Julian. Pada masa itu, ayahnya berpisah dengan ibunya, Cynthia. McCartney ingin menghibur Julian, maka terciptalah lagu yang awalnya diberi judul Hey Jules.


NFT adalah aset "satu-satunya" di dunia digital yang dapat dibeli dan dijual seperti properti lainnya, tetapi tidak memiliki bentuk fisik yang nyata. Token digital dapat dianggap sebagai sertifikat kepemilikan untuk aset virtual atau fisik.


"Bagi saya, hanya melihat sebuah gambar tidaklah cukup jika saya seorang pembeli. Jadi, aku ingin menambahkan sesuatu yang lebih personal. Dan buat saya, menulis dan menarasikan sedikit cerita yang ada di balik gambar," kata Julian di Los Angeles, seperti dikutip dari AFP.


Selain catatan Hey Jude, lelang itu juga menjual mantel Afghanistan versi NFT yang dikenakan John Lennon di lokasi syuting Magical Mystery Tour. Mantel tersebut terjual US$22,400 atau sekitar Rp322 miliar. Sebagian dari hasil lelang digital NFT di Los Angeles akan disumbangkan ke The White Feather Foundation milik Julian Lennon yang ia dirikan pada 2007 untuk proyek-proyek adat, lingkungan, kemanusiaan, dan air bersih. -Inas