• Indomusikgram

IPAMI Sinergikan Para Pengusaha dan Pekerja Musik di bidang Pernikahan


Jakarta, 19 Agustus 2020 - Ikatan Pengusaha Jasa Musik Pernikahan Indonesia atau yang disingkat dengan IPAMI, gelar Musyawarah Nasional (Munas) pertama dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di The Allwynn Grand Ballroom, Jakarta. Munas pertama IPAMI ini merupakan tindak lanjut atas gagasan anggota regional IPAMI Indonesia saat acara silaturahmi music entertaintment se-Indonesia pada tanggal 18 Juni 2019 di Kota Bandung silam. Pada Musyawarah Nasional 2020 IPAMI ini bertindak sebagai Ketua Steering Committee adalah Bapak Malik Atmadja dari Malik Entertaiment.


Dalam meningkatkan kredibilitas pekerjaan dan perluasan jaringan para pengusaha di bidang ini, maka urgensi dibentuknya IPAMI saat ini adalah menjadi asosiasi legal yang dapat berkembang lebih lanjut dan dapat berkolaborasi dengan organisasi profesi linier dalam negeri seperti APPGINDO, HASTANA, PPJI, ASPEDI, HIPDI, Harpi Melati, HIPAPI, SPMI, FESMI, IVENDO maupun profesi linier yang berada di luar negeri.


Gebrakan awal IPAMI sekaligus tujuan awal dilaksanakannya Munas pada hari ini adalah untuk menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPAMI yang akan menjadi landasan operasional para pengusaha musik di Indonesia, meresmikan Ketua Umum IPAMI periode 2020-2023, serta menetapkan rekomendasi strategis tentang Program Kerja, isu-isu lokal, nasional dan internasional kepada Pengurus IPAMI dan juga Pemerintahan terkait.


Turut hadir Bapak GandI Priapratama selaku Ketua Umum HASTANA Indonesia, Bapak Erens F Mangalo selaku Wakil Sekretaris Jenderal FESMI, Bapak Budi Prayitno selaku Ketua umum HIPAPI, Bapak Tomy Yoewono perwakilan GP3I, Ibu Fitri perwakilan APPGINDO, Bapak Dani Des Iskandar perwakilan ASPEDI, Bapak Toto Suprafto selaku Ketua Umum HIPDI, Bapak Iden Gobel selaku Ketua Umum PPJI, Bapak Erik selaku Ketua Umum SPMI dan Bapak Mulkan selaku Ketua IVENDO.


"Harapannya setelah diresmikan hari ini, IPAMI menjadi organisasi yang berbeda, bukan hanya sekedar paguyuban tetapi selayaknya organisasi baik secara de facto juga de jure yang punya visi misi yang jelas dan berguna bagi anggotanya." Ungkap Bapak Gandi Priapratama selaku Ketua Umum HASTANA Indonesia agar seluruh anggota IPAMI lebih maju dan survive ditengah pandemi ini.


Selanjutnya, Bapak Erens F Mangalo selaku Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Musisi Indonesia (FESMI) juga memberikan sambutan dan menyatakan harapannya agar Munas hari ini dapat menghasilkan program kerja yang bermanfaat, menyejahterakan anggota, serta bagi para pengurus dan ketua himpunan diharapkan bisa mengayomi baik internal maupun eksternal dengan organisasi musik lainnya.


Acara dilanjutkan dengan sambutan serta pemotongan tumpeng oleh Ketua Organizing Committee IPAMI, Ibu Tammy Zainan sekaligus pemberian plakat bagi para Ketua himpunan juga perwakilan himpunan yang hadir dalam acara Munas 2020.


Tak hanya membahas perihal internal IPAMI, Munas IPAMI 2020 juga menghadirkan beberapa pembicara, diantaranya Christian Bong dari Indomusikgroup dan Bahas Musik yang juga berperan menjadi media partner IPAMI, Hanny E. Putra dari Hanny n Co Orchestra, dan Olympic Oktavianus dari Luxe Voir Enterprise, dengan moderator Vinoqi dari Jingga Orchestra yang membahas bagaimana menyusun strategi konten yang kreatif pada platform digital, tips n trick bermusik orchestra, serta strategi pemasaran wedding entertaintment.


Saat ini format orchestra sudah tak asing lagi dan sangat menjanjikan untuk dipasarkan kepada klien. Hanny E. Putra selaku owner Hanny n Co orchestra mengungkapkan sebetulnya pengertian orchestra itu sangat luas, namun untuk memudahkan klien untuk mengerti format orchestra, idealnya adalah disebut quartet atau mini chamber yang terdiri dari 4 (empat) string.


Christian Bong membocorkan strategi kesuksesan akun @indomusikgram dan Bahas Musik agar dapat menyuguhkan konten menarik kepada para calon klien. Selain itu, Bong menyatakan perihal perizinan dalam membawakan lagu milik musisi lain atau biasa disebut cover sedang digaungkan oleh para pegiat musik.


"Belajarlah musik secara proper, yang terpenting saat ini adalah memahami bagaimana aturan, lisensi cover dan perizinan lainnya terkait cover. Baiknya IPAMI setelah terbentuk ini dapat perlahan mendapatkan akses agar memudahkan para anggota dapat tampil dengan aman sesuai dengan aturan yang berlaku." ungkap owner Indomusikgroup ini.


Olympic Oktavianus sebagai owner Luxe Voir Enterprise yang akrab disapa Ompi, menyatakan bahwa entertainment saat ini baiknya memperhatikan branding, network dan momentum sebagai poin penting dalam menyusun konsep promosi. Logo, tagline, serta visualisasi yang menarik, lalu mengikuti tren serta membangun relation dan membaur dengan vendor lain juga disarankan oleh Ompi untuk memudahkan kita dalam menggandeng para klien.

Kehadiran bridestory sebagai media partner IPAMI juga membantu para klien dalam menyeleksi vendor melalui konten yang diunggah pada platform digital bridestory.com serta aplikasi bridestory.


Munas diakhiri dengan pengukuhan Deo Riyanto sebagai Ketua IPAMI periode 2020 – 2023, "Sebagai pengusaha yang menggeluti bisnis musik yang kreatif, kita harus bertahan menjaga kelangsungan bisnis ini apalagi kalau memperhatikan analisa para pakar yang mengatakan pemulihan bisnis akan terjadi paling cepat 2(dua) sampai 3(tiga) tahun mendatang." ungkap Ketua IPAMI menutup munas hari ini.