• Indomusikgram

Google Doodle Menampilkan Ismail Marzuki di Hari Pahlawan


Hari ini, tepatnya tanggal 10 November merupakan sebuah hari yang istimewa untuk masyarakat Indonesia. Pasalnya, pada tanggal ini merupakan peringatan Hari Pahlawan Nasional. Banyak sekali hal yang dilakukan masyarakat tanah air untuk mengenang jasa para pahlawan, ada yang memasang bendera setengah tiang, ada juga yang berziarah ke makam pahlawan untuk sejenak merenung dan mendoakan para pejuang kemerdekaan.


Hal ini pun yang rupanya dilakukan oleh perusahan besar Google, mereka mencantumkan Artwork sosok Ismail Marzuki di Google Doodle. Hal ini mereka lakukan dalam rangka ikut merayakan Hari Pahlawan Nasional.


Ismail Marzuki lahir di Kwitang, Jakarta Pusat, Indonesia pada 11 Mei 1914, ketika wilayah itu berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda. Meskipun profesi musik tidak umum di komunitas ini, Marzuki tumbuh berlatih hingga lima jam sehari untuk menguasai delapan instrumen: harmonika, mandolin, gitar, ukulele, biola, akordeon, saksofon, dan piano.

Pada usia 17, ia menggubah lagu pertama dari ratusan lagu yang akan ia hasilkan sepanjang kariernya. Lagu-lagu Marzuki menangkap perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan nada melankolis sekaligus mewakili ketahanan bangsa melalui melodi yang melambung.


Untuk menghormati kontribusi budayanya, pemerintah Indonesia menobatkan Marzuki sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2004.