• Inas024

Ahmad Dhani Nyatakan Keluar dari WAMI sekaligus Luncurkan Aplikasi yang Transparan Masalah Royalti!


"Jadi saya mau menyampaikan kepada teman-teman mulai hari ini juga saya akan mengirim surat kepada WAMI bahwa saya akan mundur dari WAMI sehingga semua lagu karya saya benar-benar ada di tangan saya semua," kata Dhani dikutip dari Kompas.com dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, pada hari Jumat , 18 Maret 2022.


Alasan Ahmad Dhani mundur dari WAMI adalah karena tidak adanya transparansi jelas soal royalti karya-karyanya selama ini. Ahmad Dhani juga mengaku bahwa ia masih mendapatkan uang dari hasil royalti namun tak pernah tahu rincian mengenai uang tersebut.


"Misalnya saya ditransfer Rp 200 juta, saya enggak tahu dari mana aja itu. Saya enggak tahu dan enggak bisa ditanyain juga," sebut Dhani.


Alasan lain yang membuatnya mundur adalah karena rasa sakit hati akibat sebuah acara di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia yang saat itu mengundang Andra Ramadhan, Ari Lasso, dan Once untuk tampil di acara tersebut dan membawakan lagu-lagu Dewa 19. Dhani merasa sakit hati karena dirinya tak diundang ke acara tersebut. Namun ia tidak bisa menuntut stasiun televisi swasta karena mereka tak bersalah sebab sudah mengurus segala perizinannya ke WAMI.


"Dan WAMI tidak bisa berbuat apa-apa, maka dari itu saya umumkan sekarang kalau ada TV swasta atau EO mengadakan acara tanpa persetujuan tertulis dari saya, saya akan tuntut, saya akan charge," kata Dhani dengan tegas.


Selain pernyataan soal mundurnya Dhani dari WAMI, Ahmad Dhani juga meluncurkan aplikasi karaoke yang diharapkan menjadi pemecah masalah royalti musik yang selama ini masih banyak diperdebatkan. Biasanya, setiap musisi dan penulis lagu hanya dapat sejumlah uang royalti dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) tanpa pernah tahu angka pasti berapa karya mereka yang digunakan. Berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. HKI.2.OT.03.01-03 Tahun 2016, tarif royalti untuk Karaoke Keluarga sebesar Rp 12.000/kamar/hari. Setelah uangnya terkumpul, kemudian dibagikan ke setiap musisi dan label rekaman tanpa kejelasan rinci terkait nominal secara terbuka.


Lewat aplikasi Dewa 19 Karaoke, Ahmad Dhani menawarkan solusi transparansi data dari dunia karaoke yang kabarnya menyumbang 60% pendapatan dari keseluruhan royalti di Indonesia dari berbagai sumber. Aplikasi tersebut bisa melacak secara pasti angka-angka dari lagu yang digunakan dalam karaoke di Indonesia yang kemudian dibagikan hasil royaltinya kepada para penulis lagunya.


"Nah, dengan aplikasi Dewa 19 Karaoke ini siapapun tak hanya LMKN, pencipta lagunya pun, bisa mengakses melalui dashboard dari aplikasinya," jelas pria kelahiran Surabaya ini.